Alasan Penjualan Genset Meningkat saat Musim Hujan di Jakarta

genset jakarta

Setiap pedagang mengalami masa paceklik atau masa sepi dan masa panen pembeli. Demikian juga para pedagang yang begerak di penjualan genset.

Salah seorang pedagang genset, Alex Suherly, mengaku, baik di Jakarta maupun banyak daerah lain di Indonesia, penjualangenset mengalami peningkatan ketika terjadi bencana banjir.

“Biasanya kalo ada bencana banjir penjualan genset meningkat. Karena kalau banjir kan biasanya mati listrik. Di Jakarta sudah beberapa tahun ini tidak ada bencana banjir besar,” kata Alex saat ditemui seusai penyerahan donasi pedagang Lindeteves Trade Center (LTC Glodok), Jakarta Barat, Selasa (10/10).

Selain itu, Alex membagikan pengalamannya bahwa setiap tahun, penjualan genset hampir pasti mengalami kenaikan saat-saat menjelang Lebaran dan Natal.

“Sekarang belum ada kenaikan karena mau Natal tapi memang ada kenaikan juga, (bukan karena menjelang Natal) tapi karena ada pembelian dari instansi Pemerintah,” ujar Alex yang sudah menjalani dunia usahanya sejak 11 tahun lalu.

Konsumen yang berbelanja di Pusat Perdaganngan LTC Glodok, tidak hanya datang dari Jakarta tapi dari seluruh Indonesia. Juga tak hanya perorangan tapi juga dari berbagai instansi pemerintah dan swasta.

“Biasanya tiga bulan terakhir menjelang tutup tahun, pembelian banyak dari instansi pemerintah. Terutama dari kementerian, dinas-dinas sosial juga badan penanggulangan bencana,” kata Alex yang enggan menyebutkan omset harian maupun bulanannya.

Warta Kota mencatat saat ini genset yang banyak dicari instansi Pemerintah adalah genset yang berkekuatan 1.000 hingga 3.000 watt.

Para pedagang menyampaikan, biasanya pembelian gensetdilakukan untuk melengkapi kendaraan atau sarana lain yang memiliki aktivitas tinggi.

Pada umumnya genset yang dicari insitansi adalah produk Jepang. Sementara bagi perorangan genset lebih banyak digunakan untuk keperluan rumah dengan daya 2.000 hingga 5.000 watt.

“Kalau rumahnya berdaya 2.200 biasanya akan cari gensetberdaya 2.000 watt. Makin besar daya listriknya, gensetnya juga makin besar. Tapi kalau untuk kebutuhan rumah biasanya paling besar yang berdaya 5.000 watt,’ katanya.

Saat ini harga genset sangat bervariasi. Namun rata-raya gensetberdaya 2.000 watt dibanderol @ Rp 6 juta sementara yang 5.000 watt harganya @ 15 juta.

Sumber : http://www.tribunnews.com

Berita GensetInfo Genset

genset jakartagenset murah jakartajual gensetjual genset jakartasewa genset jakarta

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *